Tampilkan postingan dengan label Makanan Khas Bima. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Makanan Khas Bima. Tampilkan semua postingan

Utambeca Sandanawa dengan rusuk rusa kering

Posted by Farah PinkQueenzza 06.55, under | No comments

Utambeca Sandanawa dengan rusuk rusa kering

Bahan-bahan yang dibutuhkan
6 kepal atau bulatan daun sandanawa yang sudah direbus terlebih dahulu dan sudah diperas seperti daun singkong yang akan digulai
1-2 batang rusuk rusa kering (potong-potong sesua selera)
2 gelas santan kental dari 1 kelapa dan 3 gelas santan encer dari kelapa yang sama
1 batang sereh
1 ruas jari lengkuas memarkan

Bumbu-bumbu
3 biji cabe keriting (potong-potong)
7 biji bawang merah (potong-potong)
3 siung bawang putih (potong-potong)
1 buah tomat sedang (potong-potong)
Garam secukupnya
1 sendok minyak goreng (ini pilihan boleh juga tidak ditumis)

Cara Membuatnya
Rebus daun sandanawa dan tulang rusukdengan santan encer bila airnya kurang tambahkan air biasa, rebus sampai mendidih.
Tumis bumbu yang sudah dipotong-potong setelah layu masukkan kedalam sayur diikuti garam dan santan kental,
masak terus sambil diaduk-aduk sampai mendidih.
READ MORE - Utambeca Sandanawa dengan rusuk rusa kering

Mbohi Jame

Posted by Farah PinkQueenzza 06.54, under | No comments

Mbohi Jame

Bahan-bahan yang dibutuhkan
1/4kg mbohi mene (ikan teri basah yang sudah difermentasi), cuci lalu tiriskan
1 sendok makan minyak goreng
300ml santan dari 1/2buah kelapa
1 genggam daun kemangi
1 lembar sereh
1 ruas jari lengkuas
10 buah cabe rawit biarkan utuh
Garam secukupnya

Bumbu-bumbu (semuanya diiris-iris)
5 cabe keriting
10 butir bawang merah
5 siung bawang putih
1 buah tomat
5 buah belimbing wuluh
1 ruas jari kunyit


Cara membuatnya
Panaskan minyak dan tumis semua bumbu yang sudah diiris-iris diikuti sereh, lengkuas,
setelah harum masukkan mbohi mene aduk aduk sebentar lalu masukkan santan, garam secukupnya dikira-kira garamnya mengingat mbohi mene sudah asin.
Masukkan cabe rawit setelah matang dan santan berkurang masukkan kemangi lalu angkat.

*Kalau tidak ada mbohi mene bisa digantikan dengan ikan teri basah tetapi sebelum dimasak digarami terlebih dahulu dan biarkan menjadi layu (tidak perlu dimasukkan ke dalam lemari es) sampai hendak dimasak* Rasanya lebih segar.
READ MORE - Mbohi Jame

Mbohi Dungga (Sambal Jeruk)

Posted by Farah PinkQueenzza 06.54, under | 1 comment

Mbohi Dungga (Sambal Jeruk)

Sambal ini khusus diproduksi di Desa Parado secara turun temurun. Sederhana saja bahan dan cara pembuatannya.

Terbuat dari jeruk (jeruk khusus yang ada di Parado semacam jeruk Medan tapi rasanya asam) yang dibuang kulit dan bijinya serta diiris-iris lalu dicampurkan dengan garam. Dibiarkan selama berminggu-minggu (difermentasi).

Jadilah sambal siap saji tahan bertahun-tahun.
READ MORE - Mbohi Dungga (Sambal Jeruk)

Uta Londe (Ikan Bandeng)

Posted by Farah PinkQueenzza 06.53, under | No comments

Uta Londe Puru (Ikan Bandeng Bakar)

Bahan-bahan yang dibutuhkan
1 ekor bandeng ukuran sedang (6-7ons) disayat 2-3 sayat, sisiknya dibiarkan utuh bersihkan isi perutnya bila suka biarkan saja isi perutnya, buang empedunya saja.
½ sendok makan garam yang sudah dilarutkan dalam 100cc air matang
Alat pemanggangan dan arang secukupnya

Cara membuatnya

Siapkan alat pemanggang serta arang yang sudah jadi bara,
Panggang ikan bandeng di atasnya balik-balik jangan sampai hangus.
Setelah matang celupkan segera ikan bandeng ke dalam air garam.
Hidangkan bersama tambeca maci ro’o parongge (lihat kelompok Sayur Mayur) serta sambal sia dungga, atau mbohi dungga, dhoco mangge moro.


Uta Londe Palumara (Ikan Bandeng Rebus Asem)

Bahan-bahan yang dibutuhkan

1 ekor ikan bandeng ukuran sedang (6-7ons) bersihkan sisik dan isi perutnya (bila suka biarkan saja isi perutnya, buang empedunya saja), potong 5 bagian
1 batang sereh dan 1 ruas jari lengkuas memarkan
1 ikat daun kemangi atau segenggam
1 sendok makan minyak goreng untuk menumis
100cc air asam jawa/bima dari 2-3 buah asam matang
2 gelas air untuk kuah

Bumbu yang dihaluskan

2 cabe merah
5 butir bawang merah
3 siung bawang putih
1 buah tomat ukuran sedang
½ ruas jari kunyit
Garam secukupnya


Cara membuatnya

Cara 1
Panaskan minyak, setelah panas masukkan bumbu yang sudah dihaluskan diikuti sereh dan lengkuas, setelah harum masukkan ikan bandeng aduk aduk dan biarkan beberapa detik lalu masukkan air asam ditambah 2 gelas air. Masak di atas api sedang selama kira-kira 20 menit, setelah matang masukkan kemangi, tambahkan sedikit gula atau penyedap rasa bila suka. Siap dihidangkan

Cara 2

Bumbu-bumbu di atas tidak dihaluskan tapi cukup diiris tipis-tipis, bila suka tambahkan irisan belimbing wuluh tetapi air asam harus dikurangi.

Siapkan panci atau penggorengan. Campur minyak dan semua bumbu yang sudah diiris serta ikan bandeng ke dalam panci serta air asam dan 2 gelas air. Rebus kira-kira selama 20 menit , selanjutnya ikuti cara 1 di atas. (Rasanya lebih segar)

Cara 3

Bila bandeng diganti dengan udang, rasanya hamper mirip dengan tom yam kung (masakan Thailand), tambahkan bubuk cabe saja dan daun jeruk lengkuas dan daun sereh diperbanyak.
READ MORE - Uta Londe (Ikan Bandeng)

Uta Kato Bhasa Tarindi Mangge

Posted by Farah PinkQueenzza 06.52, under | No comments

Uta Kato Bhasa Tarindi Mangge

Bahan-bahan yang dibutuhkan
1/2kg ikan kakap atau bandeng atau ikan apa saja sesuai selera tapi kalo bisa jangan ikan kembung
1 batang sereh
1 ruah jari lengkuas
1 ikan atau 1 genggam kemangi

Bumbu yang dihaluskan
2 buah cabe merah atau keriting
10 butir kemiri
½ ruas jari jahe
10 butih bawang merah
5 siung bawang putih
½ ruas jari kunyit/bisa juga tidak pakai
2 jumput tarindi (pucuk daun asam)

Cara Membuatnya

Lumuri ikan dengan bumbu yang sudah dihaluskan serta campurkan dengan sereh, lengkuas dan kemangi, pepes dengan daun pisang menjadi 3 bungkus. Panaskan wajan lalu taruh ikan pepes diatasnya, bolak balik sampai matang di atas api kecil - sedang.
READ MORE - Uta Kato Bhasa Tarindi Mangge

Uta Maju (Daging Rusa)

Posted by Farah PinkQueenzza 06.52, under | No comments

Uta Maju (Daging Rusa)

Daging rusa di Bima biasanya diawetkan dengan cara didendeng. Dendeng Daging Rusa Bima tidak menggunakan bumbu yang bermacam-macam sebagai layaknya dendeng pada umumnya yang menggunakan ketumbar dan gula. Dendeng rusa Bima hanya menggunakan garam, jaman dulu mungkin orang Bima memang tidak mengenal macam-macam bumbu atau mungkin orang Bima mengutamakan rasa yang orisinil, sebuah citarasa. Ini juga patut disyukuri karena dengan jenis dendeng yang seperti ini daging rusa bisa diolah kembali menjadi berbagai macam masakan. Bukan hanya daging yang diawetkan/didendeng tapi juga tulang iga rusa juga diawetkan untuk selanjutnya menjadi bahan campuran sayur. Hm….aromanya…….beda! Saya tidak menulis pengolahan daging rusa segar karena daging rusa segar bisa dibuat bermacam-macam masakan seperti halnya daging kambing, sate. gulai atau semur. Saya ingin menghadirkan yang khas Bima saja. Pada saat ini semakin sulit mendapatkan Dendeng Rusa karena populasi Rusa Bima yang sudah jauh berkurang atau mungkin bisa dikatakan sebentar lagi akan punah! Uta Maju Puru (Daging Rusa Bakar) Bahan-bahan yang dibutuhkan Dendeng Maju, potong-potong sesuai selera Siapkan panggangan beserta arang buatlah bara/bisa juga langsung bakar di atas nyala kompor. Siapkan martil pemukul daging dan alasnya, bisa berupa talenan atau cobek Cara Membuatnya Bakar daging dendeng uta Maju di atas bara api, bolak balik sebentar, setelah harum angkat, taruh daging diatas cobek lalu memarkan dengan martil jangan sampai tercabik-cabik biarkan utuh, bakar lagi sebentar sampai diperkirakan matang. Bila dagingnya terlalu asin bisa dicuci dulu sebelum diolah, bila masih terasa terlalu asin juga cuci lagi setelah dimemarkan sebelum dibakar untuk kedua kalinya. Siap dihidangkan dengan sayur asam wua parongge. Uta Maju Ncango (Daging Rusa Goreng) Dendeng Maju, potong-potong sesuai selera Siapkan panggangan beserta arang buatlah bara/bisa juga langsung dibakar di atas nyala kompor Siapkan martil pemukul daging dan alasnya, bisa berupa talenan atau cobek 3 sendok makan minyak goreng Alat penggorengan Cara Membuatnya Bakar daging dendeng uta Maju di atas bara api, bolak balik sebentar, setelah harum angkat, taruh daging diatas cobek lalu memarkan dengan martil jangan sampai tercabik-cabik biarkan utuh. Panaskan minyak dengan api kecil, goreng daging sudah dimemarkan. Goreng hanya sebentar saja (seperti menggoreng ikan asin). Bila dagingnya terlalu asin ikuti petunjuk di atas; cuci setelah dimemarkan lalu digoreng. Uta Maju Ncango Sipa (Daging Rusa Abon) Bahan-bahan yang dibutuhkan 1/2kg dendeng Maju Siapkan panggangan beserta arang buatlah bara/bisa juga langsung bakar di atas nyala kompor Siapkan martil pemukul daging dan alasnya, bisa berupa talenan atau cobek 1/4kg bawang merah (Buatlah bawang goreng untuk tabur) 10 tangkai cabe keriting potong serong, bila suka pedas (goreng untuk tabur) Bumbu Perendam 1 gelas air asam jawa/bima dari 1 lembar asam matang ½ kepal gula jawa/gula merah (kurangi bila tidak suka manis) Garam sedikit (sesuaikan dengan keasinan dendeng) Penyedap rasa bila suka 1/4lt minyak untuk menggoreng Alat penggorengan Cara Membuatnya Bakar daging dendeng uta Maju di atas bara api, bolak balik sebentar, setelah harum angkat, taruh daging diatas cobek lalu memarkan dengan martil. Suwir-suwir daging tersebut dengan menggunakan tangan, jangan terlalu halus. Bumbu Perendam : Haluskan gula, campur dengan air asam serta garam dan penyedap rasa. Masukkan daging yang sudah dicabik ke dalam bumbu perendam diamkan 30 menit. Goreng di atas api sedang setelah matang angkat dan tiriskan. Campur denga bawang goreng dan cabe goreng. Cocok untuk disimpan dan untuk perjalanan jauh. Karena hanya daging kering yang diasinkan, uta Maju masih bisa dibuat bermacam-macam masakan, misalnya : Mpal goreng, dendeng balado atau bisa juga disayur atau masakan yang berkuah.
READ MORE - Uta Maju (Daging Rusa)

Uta Janga Puru (Ikan Ayam Bakar)

Posted by Farah PinkQueenzza 06.51, under | No comments

Uta Janga Puru (Ikan Ayam Bakar)

Bahan-bahan yang dibutuhkan
1 ekor ayam kapung yang sedang besarnya.
Alat pembakaran beserta arang

Bumbu yang dihaluskan
15 butir lada
4 siung bawang putih
3 butir bawang merah
½ sendok makan garam
1 sendok makan minyak goreng (campurkan pada bumbu yang dihaluskan)

Cara Membuatnya
Ayam dibersihkan, dibelah dada (bekakak), potong kakinya hingga 5 senti dibawah ruas paha.
Lumuri ayam dengan bumbu yang sudah dihaluskan diamkan selama 30 menit.
Sementara menuggu ayam didiamkan, buatlah bara diatas pemanggang.
Setelah siap, panggang ayam sambil di bolak balik agar tidak hangus.
Setelah matang siap dihidangkan panas-panas dengan sambal dhoco sia dungga (sambal bawang)
READ MORE - Uta Janga Puru (Ikan Ayam Bakar)

Uta Mbeca Ro'o Parongge (Sayur Daun Kelor)

Posted by Farah PinkQueenzza 06.50, under | No comments

Uta Mbeca Ro'o Parongge (Sayur Daun Kelor)

Bahan-bahan yang dibutuhkan:
* 3 ikat daun kelor (sebagai patokan: ikatan daun katuk)
* 1 genggam tauge pendek
* 1 ikat kangkung
* 5 butir bamea (Okra, jenis sayuran banyak terdapat di Timur Tengah dan Pakistan)
* 5 butir bawang merah (potong-potong)
* 1 batang tamu kunci (potong-potong)
* 2 liter air Bumbu-bumbu
* Garam secukupnya
* Gula secukupnya
* Penyedap rasa sedikit bila suka Cara Membuatnya
* Siangi daun kelor (rontokkan daunnya), kangkung dipotong sepanjang 2cm, bamea dipotong-potong sepanjang 1cm.
* Campur dan cuci semua bahan-bahan kecuali bamea dicuci tersendiri.
* Rebus dua liter air sampai mendidih, masukkan semua bahan kecuali okra yang dimakkan setelah beberapa menit untuk menghindari agar okra tidak terlalu berlendit.
* Masukkan garam dan gula secukupnya, masak terus sampai sayur matang.
* Angkat dan hidangkan dengan uta puru dan sambal dhocho mange.
READ MORE - Uta Mbeca Ro'o Parongge (Sayur Daun Kelor)

Mangge Mada (Gulai Jantung Pisang)

Posted by Farah PinkQueenzza 06.50, under | No comments

Mangge Mada (Gulai Jantung Pisang)

Bahan-bahan yang dibutuhkan:
 * 1 buah jantung pisang kepok
* 1 genggam kelapa parut (sangrai lalu dihaluskan)
* 1 gelas santan kental dari 1 kelapa
* 300gr udang (rebus tampa air, buang kulit dan kepalanya)
* 1 butir jeruk nipis (ambil airnya) Bumbu-bumbu (potong-potong sesuai selera)
* 5 buah cabe keriting
* 7 butir bawang merah
* 5 buah belimbing wuluh
* Garam secukupnya Cara Membuatnya
* Siangi jantung pisang (ambil bagian putihnya)
* Rebus sampai matang, angkat dan tiriskan, dipotong-potong lalu diperas (buang air getirnya)
* Campurkan dengan potongan cabe, bawang merah, belimbing dan kelapa gongseng serta garam.
* Masukkan santan dan air jeruk nipis,
* terakhir masukkan udang yang sudah direbus.
*Udang dapat digantikan dengan : Cumi atau Ikan Pari yang dipindang atau Cingur Sapi/Kulit yang dibakar terlebih dahulu
READ MORE - Mangge Mada (Gulai Jantung Pisang)

Tumi Sepi (Tumis Udang Rebon)

Posted by Farah PinkQueenzza 06.49, under | No comments

Tumi Sepi (Tumis Udang Rebon)
Sepi adalah makanan khas Bima yang terbuat dari udang rebon (anak udang yang sangat kecil yang di Bima disebut Sepi Bou). Udang rebon difermentasi dengan garam saja sehingga mengeluarkan aroma khas.
Bahan-bahan yang dibutuhkan:
*   2 sendok makan Sepi
*   1 ruas jari lengkuas
*   1 lembar sereh
*   2 genggam kemangi
*   1 sendok makan minyak goreng
*   100ml air Bumbu-bumbu (Semuanya diiris-iris)
*   10 butir bawang merah
*   5 siung bawang putih
*   1 buah tomat ukuran besar
*   7 buah belimbing sayur
*   5 buah cabe keriting
*   1-15 buah cabe rawit biarkan utuh
*   Garam secukupnya
*   Gula pasir ½ sendok teh Cara Membuatnya
*  Panaskan minyak, tumis semua bumbu yang sudah diiris masukkan daun sereh dan lengkuas setelah harum masukkan Sepi, garam secukupnya dan gula pasir, masukkan 100ml air,
*   aduk-aduk terus hingga matang.
*   Sebelum diangkat masukkan cabe rawit dan kemangi biarkan cabe rawit layu setelah itu angkat.
*   Siap dihidangkan dengan lalaban.
*   Cocok dihidangkan bersama sayur asam atau sayur bening.
    SEPI bisa juga dikonsumsi langung tanpa dimasak terlebih dahulu. Tambahkan cabe rawit (potong-potong) dan air jeruk purut, lebih sedap bila kulit jeruk purut diiris-iris dicampurkan dengan SEPI (sebelumnya jeruk purut dimemarkan dulu untuk membuang rasa getir). Atau juga bisa dicampurkan dengan mbohi dungga (sambal parado)
READ MORE - Tumi Sepi (Tumis Udang Rebon)