
Dalam sejarah Bima, letusan Tambora terjadi pada masa pemerintahan Sultan Abdul Hamid yang bergelar Mantau Asi Saninu ( yang memiliki Istana Cermin ) yang memerintah pada tahun 1762 – 1819 M). sedangkan Ruma Bicara atau perdana menteri saat itu adalah Abdul Nabi. Letusan dahsyat Tambora tercatat dalam BO( Kitab Sejarah Bima) maupun syair dari penyair terkenal Khatib Lukman.
Letusan dahsyat itu dilukiskan secara lengkap mengenai kerugian dan...
READ...